• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer

jalanmelali

Sharing Local Experience

  • Home
  • NEWS
  • PLACE TO GO
  • TREND-CULTURE
  • COMMUNITY
  • CULINARY
  • SHOWBIZZ
  • ABOUT
    • SITEMAP
    • CONTACT
    • PRIVACY POLICY

Air Terjun di Bali yang Masih Sepi & Jarang Dikunjungi

May 2, 2026 by jalanmelali Leave a Comment

Air terjun di Bali yang masih sepi ada cukup banyak jumlahnya. Bagi kalian yang tidak suka datang ke tempat wisata yang terlalu ramai. Ini dia beberapa rekomendasi wisata air terjun di Bali yang wajib kalian coba saat liburan di Bali. Simak ulasan selengkapnya di bawah ini!

air terjun di bali yang masih sepi
Instagram/ geovendanyudak

Bali memang identik dengan pantai, beach club, dan sunset romantis. Tapi buat semeton yang suka petualangan dan suasana alam yang masih alami, air terjun di Bali yang masih sepi justru menawarkan pengalaman yang jauh lebih berkesan. Di balik ramainya destinasi populer seperti Tegenungan atau Gitgit, Bali masih menyimpan banyak air terjun tersembunyi yang jarang dikunjungi wisatawan.

Nah kali ini kita bakal spill beberapa air terjun di Bali yang masih sepi dan mungkin menjadi bagian dari penjelajahan sisi lain Pulau Dewata. Berikut rekomendasi air terjun di Bali yang masih sepi dan jarang dikunjungi, lengkap dengan tips berkunjung agar perjalananmu tetap aman dan nyaman.

1. Air Terjun Tukad Cepung Kecil – Bangli

Berbeda dengan Tukad Cepung yang sudah viral, versi “kecil”-nya justru masih relatif sepi. Lokasinya berada di area perbukitan Bangli dan tersembunyi di balik tebing batu. Air terjun ini memiliki aliran yang tidak terlalu deras, cocok untuk sekadar bermain air atau menikmati suasana tenang.

Akses menuju lokasi memang membutuhkan usaha ekstra, termasuk menuruni anak tangga dan berjalan menyusuri sungai kecil. Tapi justru di situlah letak pesonanya. Semakin sedikit yang datang, semakin terasa magis suasananya.

Lokasi : Jl. Tembuku, Tembuku, Kec. Tembuku, Kabupaten Bangli

Tips: Datang pagi hari agar cahaya matahari masuk dengan cantik ke sela tebing.

2. Air Terjun Yeh Mampeh – Buleleng

Kalau kamu mencari air terjun tinggi di Bali yang masih sepi, Yeh Mampeh jawabannya. Air terjun ini disebut-sebut sebagai salah satu yang tertinggi di Bali, dengan ketinggian mencapai puluhan meter.

Letaknya cukup tersembunyi di wilayah Buleleng, Bali Utara. Trek menuju lokasi lumayan menantang, melewati jalan setapak dan area hutan. Namun semua rasa lelah akan terbayar saat kamu melihat air terjun megah yang masih sangat alami.

Lokasi : Buleleng, Les, Kec. Tejakula, Kabupaten Buleleng

Tips: Gunakan alas kaki yang nyaman dan anti licin.

3. Air Terjun Tibu Sampi – Tabanan

Karangasem memang dikenal sebagai surganya wisata alam di Bali Barat. Salah satu yang masih jarang dikunjungi adalah Air Terjun Tibu Sampi. Lokasinya berada tidak jauh dari permukiman warga, namun belum banyak diketahui wisatawan.

Air terjun ini memiliki kolam alami dengan air yang jernih. Suasananya sunyi, hanya terdengar suara air dan alam sekitar. Cocok untuk kamu yang ingin “healing” tanpa gangguan keramaian.

Lokasi : Jalan Gunung Salak, Gn. Salak, Kec. Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan

Tips: Hormati area sekitar karena dekat dengan desa adat.

4. Air Terjun Tibumana Kecil – Bangli

Tibumana memang sudah cukup populer, tapi tidak banyak yang tahu bahwa di area sekitarnya terdapat aliran air terjun kecil yang masih sepi. Jalurnya sedikit berbeda dari jalur utama dan sering terlewatkan oleh wisatawan.

Di sini kamu bisa menikmati suasana alam yang lebih privat, cocok untuk foto-foto atau sekadar duduk menikmati udara segar.

Lokasi : Jl. Setra Agung, Apuan, Kec. Susut, Kabupaten Bangli

Tips: Tanya warga lokal untuk akses jalur alternatif.

BACA JUGA: Air Terjun di Bali: Surga Tersembunyi Dibalik Pegunungan di Pulau Dewata

5. Air Terjun Puncak Manik – Buleleng

Air Terjun Puncak Manik terletak di Desa Wanagiri, kawasan Bali Utara. Dibandingkan spot terkenal di sekitarnya, air terjun ini masih tergolong sepi. Trekking menuju lokasi cukup panjang dan menantang, namun pemandangan hutan tropis sepanjang jalan sangat memanjakan mata.

Air terjun ini memiliki karakter unik dengan aliran yang menyebar di bebatuan besar.

Lokasi : Jl. Pucak Manik, Wanagiri, Kec. Sukasada, Kabupaten Buleleng

Tips: Datang bersama teman dan siapkan air minum yang cukup.

Kenapa Memilih Air Terjun di Bali yang Masih Sepi?

Mengunjungi air terjun di Bali yang masih sepi memberikan pengalaman yang lebih autentik. Kamu bisa lebih dekat dengan alam, berinteraksi dengan warga lokal, dan tentunya mendapatkan suasana yang jauh dari hiruk-pikuk wisata massal.

Selain itu, destinasi yang belum ramai biasanya masih terjaga kebersihannya. Dengan catatan, kita sebagai pengunjung juga wajib menjaga etika dan tidak merusak alam.

Tips Berkunjung ke Air Terjun di Bali yang Masih Sepi

  • Datang pagi hari untuk menghindari cuaca panas dan hujan
  • Gunakan alas kaki yang aman untuk trekking
  • Jangan meninggalkan sampah
  • Hormati adat dan budaya setempat
  • Selalu cek kondisi cuaca sebelum berangkat

Bali tidak pernah kehabisan pesona, apalagi jika kamu mau sedikit menjauh dari jalur wisata mainstream. Deretan air terjun di Bali yang masih sepi dan jarang dikunjungi di atas bisa jadi pilihan menarik untuk liburan yang lebih tenang dan berkesan.

Nah gimana ton, kalian mau coba berkunjung ke air terjun yang mana? Kawasan Bali Barat? Bali Utara? Atau Kawasan Bangli yang ada di tengah-tengah pulau Dewata. 

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya seputar hiburan dan liburan di Bali lainnya hanya di www.jalanmelali.com

Filed Under: Place to Go Tagged With: air terjun di bali, air terjun di bali yang masih sepi

Primary Sidebar

ad space

jalanmelali advertising

Where to Eat!

terra verte Ubud

Terra Verte: Pengalaman Bersantap Mediterania yang Tenang dan Berkelas di Ubud

kuliner malam Bali

Kuliner Malam Bali: Nasi Men Lotri hingga Warung Laota Tuban

6 Makanan Khas Bali yang Halal dan Wajib Kamu Coba

babi guling di denpasar

8 Tempat Makan Babi Guling di Denpasar yang Wajib Kamu Coba!

A Day in Uluwatu: Berjemur di Pantai Padang-Padang & Brunch di Banyoo, Pecatu

coffee shop di Kintamani

Montana Del Cafe: Pioneer Coffee Shop Estetik di Kawasan Gunung Batur Kintamani Bangli

Footer

Seedbacklink

jalanmelali.com

East or West, Bali is the Best!

  • Facebook
  • Instagram

Copyright © 2026 Jalan Melali - All Rights Reserved

Share

Blogger
Bluesky
Delicious
Digg
Email
Facebook
Facebook messenger
Flipboard
Google
Hacker News
Line
LinkedIn
Mastodon
Mix
Odnoklassniki
PDF
Pinterest
Pocket
Print
Reddit
Renren
Short link
SMS
Skype
Telegram
Tumblr
Twitter
VKontakte
wechat
Weibo
WhatsApp
X
Xing
Yahoo! Mail

Copy short link

Copy link